Our NEW SERVICES!

interestNow, AISINDO has New Services for members who are interested to:

Annual Meeting AISINDO 2016: Positioning & Strategi Membangun Profesional Sistem Informasi Indonesia

 

Para peserta AISINDO Annual Meeting 2016 berfoto bersama seusai acara Minggu, 14 Agustus 2016

Para peserta AISINDO Annual Meeting 2016
berfoto bersama seusai acara
Minggu, 14 Agustus 2016

YOGYAKARTA – Asosiasi Sistem Informasi Indonesia (AISINDO) berani membuat gebrakan dalam upaya memperkuat posisinya sebagai sebuah asosiasi yang menaungi para profesional Sistem Informasi di Indonesia. Hal tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan AISINDO Annual Meeting 2016 yang bertempat di Inna Garuda Hotel, Yogyakarta, pada tanggal 13-14 Agustus 2016.

Repositioning AIS – Indonesia chapter : Mendefinisikan, Membangun, dan Mempromosikan Sistem, Kompetensi, dan Network Profesional Sistem Informasi Indonesia menjadi tema besar yang dilatar-belakangi permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh komunitas Sistem Informasi di Indonesia. “Kita harus berani memposisikan dengan tepat asosiasi ini, agar mampu membuat anggotanya semakin profesional dan memberikan kontribusi lebih besar untuk memajukan Indonesia”, ujar Tony Dwi Susanto, Ph.D, IT-IL selaku President AIS – Indonesia chapter. Sejumlah target agenda telah disiapkan untuk didiskusikan dan diputuskan bersama peserta, yakni para profesional Sistem Informasi baik dari background akademisi maupun praktisi di bidang Sistem Informasi.

Pembahasan agenda-agenda yang sifatnya strategis telah menghasilkan keputusan yang diamini oleh seluruh peserta dan disimpulkan oleh President AIS – Indonesia chapter. “Untuk positioning AISINDO, secara peran kita bermain pada practice dan study Sistem Informasi”, ungkap Tony. Pengembangan Sistem Informasi Indonesia akan dijalankan melalui beberapa strategi, termasuk diantaranya adanya sistem Personal Development Unit (PDU) yang dikaitkan dengan pengelompokan level keanggotaan di AISINDO, kemudian juga adanya IS Professional Database yang disediakan guna mempromosikan para profesional Sistem Informasi ke masyarakat maupun organisasi secara luas. Selain itu, AISINDO Hub juga menjadi strategi ampuh dalam menggerakkan profesional Sistem Informasi yang tersebar di seluruh propinsi di Indonesia.

Gebrakan lainnya juga terlihat dari dihasilkannya Etika Profesional Sistem Informasi Indonesia, dengan beberapa penyesuaian dari hasil keputusan meeting. Etika Profesional Sistem Informasi Indonesia ini memang baru pertama yang dicetuskan oleh AISINDO dalam Annual Meeting tersebut, untuk selanjutnya diharapkan mampu menjadi pedoman bagi seluruh profesional Sistem Informasi utamanya member dari AISINDO sendiri. Sedangkan Laporan dan Usulan Program Kerja Committee AISINDO menjadi agenda penutup yang dipaparkan dalam Annual Meeting kali ini.

President AIS - Indonesia chapter bersama para pemateri Top 3 IS Certifications Sabtu, 13 Agustus 2016

President AIS – Indonesia chapter bersama para pemateri
Top 3 IS Certifications
Sabtu, 13 Agustus 2016

Sehari sebelum pelaksanaan Annual Meeting 2016, AISINDO menyelenggarakan Top 3 IS Certifications Training, dengan materi-materi yang terdiri dari Manajemen Proyek Sistem Informasi dan PMP, Audit Sistem Informasi dan CISA, serta Manajemen Layanan Teknologi Informasi dan ITIL. Crysanthus Raharjo, BSc Hons, PMP selaku Vice President-Head of PMO menjadi pemateri pertama yang menyampaikan seputar Manajemen Proyek Sistem Informasi dan PMP. Sedangkan untuk materi Audit Sistem Informasi dan CISA dibawakan oleh Rahmat Mulyana, MT, MBA, CISA, CISM, CGEIT, CRISC, PMP, ITIL, COBIT selaku Vice President of ISACA. Materi sesi terakhir dibawakan oleh Presiden AIS – Indonesia chapter yakni Bapak Tony Dwi Susanto, Ph.D., IT-IL. President AIS – Indonesia chapter periode 2014-2018 itu pun mengutarakan dalam sambutannya bahwa training ini memang dikonsep berupa 1 day training dalam rangka memberikan insight kepada para peserta terkait Sertifikasi Sistem Informasi yang termasuk top 3 certification. (GFP)

UNDANGAN AISINDO Annual Meeting 2016 & Professional Training

Yth. Bapak/Ibu anggota AISINDO, Praktisi & Akademisi SI/TI

Flyer-AISINDO-annualMeeting2016_lowMengundang seluruh praktisi & akademisi SI/TI, dan anggota AISINDO untuk mengikuti rangkaian acara AISINDO Annual Meeting 2016 dengan tema “Repositioning AISINDO dalam Rangka Mendefinisikan, Membangun, & Mempromosikan Sistem, Kompetensi, & Network Profesional Sistem Informasi Indonesia”

Silahkan agenda & materi didownload & dibaca di link berikut:  Repositioning AISINDO-Agenda Annual Meeting 2016

Lokasi                        : Hotel Inna Garuda, Jalan Malioboro, Yogyakarta
Hari & Tanggal        : Sabtu & Minggu, 13 – 14 Agustus 2016

HARI I, Sabtu 13 Agustus 2016, jam 08:00 – 21:00

“Top 3 IS Professional Certifications – 1 day training
(PMP, CISA, ITIL)”

Peserta: Umum dan anggota AISINDO

Pemateri:

I. Manajemen Proyek Sistem Informasi dan PMP:
Crysanthus Raharjo, BSc Hons, PMP
Vice President – Head of PMO & Senior IT Project Manager;
Board of Education – PMI Indonesia chapter

II. Audit Sistem Informasi dan CISA:
Rahmat Mulyana, MT, MBA,CISA,CISM,CGEIT,CRISC,PMP,ITIL,COBIT
Co-Founder of Transforma, Vice President of ISACA & Branch Director of PMI Indo Chapter

III. Manajemen Layanan Teknologi Informasi dan ITIL:
Tony D. Susanto, Ph.D., ITIL
Chapter president AIS-Indonesia chapter, Peneliti & Konsultan e-Government

8:00 – 8:30 Registrasi
8:30 – 9:00 Pembukaan
9:00 – 12:00 Manajemen Proyek Sistem Informasi dan
Overview Ujian Sertifikasi PMP
12:00 – 13:00 Lunch Break
13:00 – 15:00 Audit Sistem Informasi
15:00 – 15:30 Coffee Break & Ashar
15:30 – 16:30 Overview Ujian Sertifikasi CISA
16:30 – 18:00 Konsep-Konsep Manajemen Layanan Teknologi Informasi (MLTI)
18:00 – 18:30 Coffee Break & Ashar
18:30 – 20:30 Proses-Proses MLTI dan Overview Ujian Sertifikasi ITIL
20:30 Penutupan Hari I

 

HARI II, Minggu 14 Agustus 2016, jam 08:00 – 17:00

“AISINDO Annual Meeting 2016”

Peserta: anggota AISINDO

8:00 – 8:30 Registrasi
8:30 – 9:00 Pembukaan
9:00 – 11:30 Sistem & syarat keanggotaan baru AISINDO
11:30 – 12:30 Etika Profesional Sistem Informasi
12:30 – 13:30 Lunch Break & Dluhur
13:30 – 15:00 AISINDO Hub
15:00 – 15:30 Coffee Break & Ashar
15:30 – 16:45 Laporan AISINDO dan Rencana & Usulan Program 2016 – 2017
16:45 – 17:00 Penutup
  • Detail Agenda Diskusi dapat dibaca dibagian Agenda

 

Biaya Pendaftaran dan Fasilitas

No ACARA UMUM ANGGOTA AISINDO
1 TRAINING “Top 3 IS Professional Certification” (PMP, CISA, ITIL) Rp. 1.500.000 Rp 1.250.000
2 AISINDO Annual Meeting Rp. 750.000
1+2 TRAINING + ANNUAL MEETING
(2 hari, Bonus: Pendaftaran/Perpanjangan Membership AISINDO 1 tahun)

Rp. 1.900.000

* Biaya Pendaftaran TIDAK TERMASUK biaya akomodasi. Info pilihan-pilihan hotel dapat menghubungi staf layanan AISINDO di 08123037371

Fasilitas Peserta:

  • Training kit
  • Lunch (1x untuk setiap hari acara)
  • Coffee Break (2x untuk setiap hari acara)
  • Dinner (khusus untuk acara Training)
  • Buku Manajemen Layanan Teknologi Informasi (khusus untuk peserta Training)
  • Sertifikat peserta Training &/ Annual Meeting

Khusus untuk pendaftar bundling Training + Annual Meeting Bonus:

  • Pendaftaran atau perpanjangan membership AISINDO selama 1 tahun

Pendaftaran, Permintaan Surat Undangan, & Info Transportasi dan Akomodasi hubungi staf layanan AISINDO:

Lia, telepon/WA/SMS:08123037371 atau email: service@aisindo.org

 

Teknis Pendaftaran:

  1. Transfer biaya pendaftaran ke
    Bank BNI a.n. YAYASAN AISINDO No Rek : 6868688687
    (Paling lambat 8 Agustus 2016).
  2. Kirimkan SMS/WA konfirmasi ke 08123037371 dengan format:

Pilihan Acara, NAMA LENGKAP, INSTANSI, NOMOR HP, EMAIL,
BESAR TRANSFER, TANGGAL TRANSFER BIAYA PENDAFTARAN

Sudah Aman kah Media Sosial Anda?

Sumber: http://blog.escanav.com/

Sumber: http://blog.escanav.com/

Perkembangan media sosial sudah tidak dapat kita pisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari yang bersifat umum, seperti Facebook dan Twitter, hingga ke media sosial yang bersifat khusus, seperti Linkedln dan Pinterest. Dengan beragamnya media sosial yang ada, membuat pengguna dapat bersosialisasi dengan mudah dan nyaman.

Namun apakah dengan kenyamanan tersebut kita sudah memikirkan tentang keamanan ketika kita bersosialiasi? Ya, suatu hal yang mungkin kita sudah dengar berkali-kali bahkan mungkin tiap hari hampir kita lihat. Seperti contohnya “Gantilah password media sosial Anda secara berkala” atau “Gunakan kombinasi password yang unik”.

Tapi tahukah anda bahwa seorang Mark Zuckerberg, sang pendiri Facebook, baru saja mengalami “kecolongan” akun media sosial yang dia miliki.

Teknologi Canggih yang Gagal di tahun 2015

Berbicara mengenai teknologi seperti tidak ada habisnya. Setiap tahun atau bahkan setiap bulan akan muncul teknologi-teknologi baru yang siap bersaing untuk memudahkan aktivitas para manusia. Namun siapa sangka bahwa tidak semua teknologi yang diciptakan selalu berhasil dipasaran. Dalam tahun 2015, terdapat beberapa teknologi yang dibangun dengan dana besar berakhir dengan kegagalan. Banyak perusahaan-perusahaan teknologi kelas dunia yang mendominasi pasar kehilangan market share-nya karena produk andalannya tidak bisa diterima pasar. Semua itu diakibatkan serangkaian faktor seperti penggunaannya yang sulit, komponen hardware yang buruk, hingga daya tahan baterai yang tidak awet. Berikut ini penjelasanbeberapa teknologi canggih yang gagal tersebut:

1. Wireless Charger

Sumber : jalantikus.com

Sumber : jalantikus.com

Wireless charger merupakan salah satu teknologi yang canggih ditahun 2015. Teknologi ini diluncurkan pertamakali sebagai fitur yang dimiliki Nexus 4. Kemunculan teknologi ini diharapkan dapat membantu banyak pengguna smartphone yang ingin mengisi baterai ponsel mereka tanpa harus mencolokkan kabel. Teknologi ini sempat menjadi teknologi yang fenomenal karena produsen smartphone ternama seperti Samsung sempat ikut mengadopsi teknologi wireless charger ke smartphone-smartphone terbaru mereka. Namun harapan dari peluncuran teknologi ini menjadi musnah ketika mengetahui bahwa produsen HP lainnya tidak mengikuti jejak yang sama. Dan pada akhirnya Google selaku produsen dari Nexus menarik diri dari teknologi wireless charger ketika meluncurkan Nexus 9, Nexus 5X, dan Nexus 6P. Hal ini ditandai dengan tidak mengikutsertakan perangkat wireless charger di kotak penjualannya. Seandainya wireless charger tetap diproduksi, mungkin di Indonesia teknologi ini menjadi teknologi yang sangat banyak digunakan.

2. LG Urbane 2ND Edition LTE

Sumber : http://androidcentral.com/

Sumber : http://androidcentral.com/

Teknologi canggih yang gagal berikutnya adalah LG Urbane 2ND Edition LTE.  Jam tanganini merupakan salah satu smartwatch yang pernah ada. Namun secara mengejutkan dalam kurun waktu kurang dari satu minggu jam ini ditarik kembali dari peredaran setelah diluncurkan. Pihak LG selaku pencipta teknologi ini  mengatakan bahwa mereka baru menemukan sebuah kesalahan yang cukup serius dari segi hardware yang berujung tidak lolosnya jam ini di bagian quality control. Tentu hal ini menjadi sebuah kerugian yang berarti, mengingat smartwatch ini sudah siap untuk dipasarkan ke seluruh dunia dan harus ditarik kembali hanya dalam jangka waktu beberapa hari saja. Sayang sekali teknologi secanggih ini harus berakhir secepat itu.

Perkembangan Virtual Reality yang akan Mengubah Dunia

Pernahkah teman-teman membayangkan ketika sedang bermain game ingin menjelajah dunia fantasi secara nyata? Dengan adanya Virtual Reality teman-teman bisa masuk ke dunia maya secara nyata.

Apa sih Virtual Reality itu?

Virtual Reality, yang biasa disingkat VR merupakan teknologi yang lagi HITS di tahun 2016. Virtual Reality adalah sebuah teknologi yang membuat pengguna atau user dapat berinteraksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer, sehingga pengguna merasa berada di lingkungan tersebut.

Source : http://elearningindustry.com

Source : http://elearningindustry.com

Dengan Virtual Reality, pengguna akan mempunyai pengalaman dengan merasakan sensasi dunia nyata dalam dunia maya. Bahkan perkembangan teknologi virtual reality saat ini memungkinkan tidak hanya indra penglihatan dan pendengaran saja yang bisa merasakan sensasi nyata dari dunia maya dari virtual reality.

Penasaran apa saja Virtual Reality yang sudah ada dan akan release pada tahun ini? Lets check it out.

Bagaimana Berpikir Seperti Perusahaan Software ?

Source: https://hbr.org

Source: https://hbr.org

Disaat sedang iseng baca-baca artikel di Harvard Business Review, ada salah satu artikel menarik yang judulnya You Don’t Have to Be a Software Company to Think Like One. Di awal artikel, penulis menyajikan sebuah kalimat yang cukup menarik yaitu

“Every business is, willingly or unwillingly, a competitor on a software playing field, no matter which sector it’s in. You’re competing against platforms like Uber in transportation, Google in automotive, Airbnb in hospitality, LinkedIn in recruiting, Netflix in television, and the list goes on

Penulis menyajikan sebuah kalimat yang merombak pemikiran kita mengenai apa itu “software”. Selama ini saya meyakini bahwa software adalah sebuah alat pendukung produk untuk mencapai competitivenessdan belum pernah terpikir bahwa Teknologi Informasi (TI) sebagai pendukung akan berkompetisi head-on dengan TI pendukung kompetitor.

DATA, Mata Uang Masa Depan

 

Ilustrasi data sebagai mata uang baru (sumber: tedx.amsterdam)

Ilustrasi data sebagai mata uang baru (sumber: tedx.amsterdam)

 

Di era serba modern seperti saat ini pastinya hampir semua orang sudah berkenalan dengan yang namanya Google. Perusahaan teknologi yang didirikan pada tahun 1998 ini awalnya hanya membuat sebuah search engine yang mana merupakan sebuah faktor besar dari kesuksesan perusahaan ini. Setelah banyak menelurkan produk-produk, pada tahun 2004-2007 Googledisibukkan dengan rencana pengembangan bisnis mereka ke bidang ponsel. Google sebelumnya telah memprediksi bahwa ponsel merupakan masa depan komputasi. Sehingga mereka ingin memproduksi ponsel untuk menyaingi para raksasa saat itu: Nokia, Blackberry, Sony Ericsson dan Motorola. Ditambah lagi, Google mengendus bahwa Apple akan segera merilis ponsel revolusioner yang kini dikenal dengan nama iPhone.

Dalam sebuah rapat, CEO Google Eric Schmidt berkata, “Kita tidak akan membuat ponsel. Tapi membuat sesuatu yang akan digunakan di semua ponsel.” Artinya, bukannya memproduksi brand baru ponsel untuk menyaingi brand lain, Google akan menciptakan sistem operasi yang bisa dipergunakan semua ponsel di seluruh dunia.

Dewi fortuna sedang berpihak pada Google, pada tahun 2005 mereka dipertemukan dengan Andy Rubin, pengembang sistem operasi (OS) Android, yang sedang membutuhkan dana. Google membeli Android sekaligus Rubin sebesar $50 juta. Android adalah OS ponsel berbasis Linux yang open source dan gratis.

Android resmi diluncurkan pada tahun 2010, kini Android merupakan OS ponsel yang paling banyak digunakan di dunia. Ia terpasang di 1,6 miliar lebih ponsel, melampaui iOS dengan 628 juta. Karena Android lah sekarang kita bisa menikmati smart phone dengan harga bahkan di bawah 1 juta rupiah. Karena ia gratis sehingga setiap produsen smart phone bisa menekan biaya produksi serendah-rendahnya.

Kalau Android gratis, darimana Google untung?

Fitur Google yang Bermanfaat namun Jarang Diketahui

Berbicara tentang search engine yang popular ini, tentunya sudah banyak fitur yang kita manfaatkan sebagai pengguna internet. Dari paling simpel seperti Gmail, Google books, Google drive, Google docs dan lain-lain. Diantara fitur-fitur yang popular tersebut, ada 3 fitur Google yang jarang dimanfaatkan oleh banyak orang, padahal sangat bermanfaat dan mendukung produktivitas. Apa saja? Yuk kita lihat fitur-fitur tersebut.

  1. Google Calendar
google calendar

source : https://www.chrome.google.com

Google Calendar merupakan salah satu fitur dari Google yang tidak hanya sekedar berupa kalender digital seperti di laptop dan smartphone, pada Google Calendar ini kita dapat mengetahui tanggal merah di negara kita. Bahkan tidak hanya di negara kita sendiri, ketika kita memilih setting lokasi luar negeri, maka akan muncul tanggal merah dan hari-hari bersejarah di negara tersebut. Selain itu, ada sebuah fitur di Google Calendar bernama “Goals” yang fungsinya untuk menuliskan rencana dan target yang diinginkan. Contohnya ketika kita ingin melakukan olahraga seminggu dua kali, Google Calendar secara otomatis menentukan waktu yang tepat sesuai jadwal yang dibuat. Fitur ini cocok sekali bagi orang-orang yang menyenangi travelling, juga bermanfaat untuk networking dengan teman-teman berbeda negara. Menarik kan? So, Google Calendar ini membuat seseorang lebih produktif.

Pemilu Bukan Hanya Mengenai Data Suara Pemilih

“If you think technology can solve our voting problems, then you don’t understand the problems and you don’t understand the technology” (Rebecca Mercuri)

COMELEC Courtesy By www.philistar.com

COMELEC Courtesy By www.philistar.com

Wacana perubahan sistem pemilihan umum (pemilu) di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi telah digaungkan sejak lama, namun persiapannya tak kunjung menemui akhirnya. Apakah dengan memanfaatkan teknologi merupakan solusi yang tepat? Kesiapan infrastruktur teknologi untuk mengelola data/informasi menjadi satu hal penting yang disoroti.

Kita dapat belajar dari insiden yang terjadi pada negara Filipina baru-baru ini. Setidaknya terdapat 55 juta pemilih di Filipina rawan terhadap cyber risk karena informasi mengenai data-data mereka telah bocor dari pihak otoritas resmi pemilihan umum Filipina atau Commission on Elections (COMELEC). Kebocoran ini dapat dikatakan kebocoran data terkait pemerintah terbesar dalam sejarah Filipina.

Website COMELEC telah berhasil ditembus dan defaced pada 27 Maret lalu oleh sebuah kelompok hacker Filipina, Anonymous Philippines, yang ingin membuktikan kerapuhan sistem yang ada, sebelum akhirnya diserang lagi oleh kelompok hacker lainnya, LulzSec Philippines, yang kemudian membocorkan data-data ke internet. Juru bicara COMELEC, James Jimene mengatakan, seperti yang dilansir oleh Philippine Daily Inquirer, bahwa tidak ada data sensitif disana dan pada saat pemilihan umum COMELEC akan menggunakan website dan sistem yang berbeda.