Our NEW SERVICES!

interestNow, AISINDO has New Services for members who are interested to:

Teknologi Canggih yang Gagal di tahun 2015

Berbicara mengenai teknologi seperti tidak ada habisnya. Setiap tahun atau bahkan setiap bulan akan muncul teknologi-teknologi baru yang siap bersaing untuk memudahkan aktivitas para manusia. Namun siapa sangka bahwa tidak semua teknologi yang diciptakan selalu berhasil dipasaran. Dalam tahun 2015, terdapat beberapa teknologi yang dibangun dengan dana besar berakhir dengan kegagalan. Banyak perusahaan-perusahaan teknologi kelas dunia yang mendominasi pasar kehilangan market share-nya karena produk andalannya tidak bisa diterima pasar. Semua itu diakibatkan serangkaian faktor seperti penggunaannya yang sulit, komponen hardware yang buruk, hingga daya tahan baterai yang tidak awet. Berikut ini penjelasanbeberapa teknologi canggih yang gagal tersebut:

1. Wireless Charger

Sumber : jalantikus.com

Sumber : jalantikus.com

Wireless charger merupakan salah satu teknologi yang canggih ditahun 2015. Teknologi ini diluncurkan pertamakali sebagai fitur yang dimiliki Nexus 4. Kemunculan teknologi ini diharapkan dapat membantu banyak pengguna smartphone yang ingin mengisi baterai ponsel mereka tanpa harus mencolokkan kabel. Teknologi ini sempat menjadi teknologi yang fenomenal karena produsen smartphone ternama seperti Samsung sempat ikut mengadopsi teknologi wireless charger ke smartphone-smartphone terbaru mereka. Namun harapan dari peluncuran teknologi ini menjadi musnah ketika mengetahui bahwa produsen HP lainnya tidak mengikuti jejak yang sama. Dan pada akhirnya Google selaku produsen dari Nexus menarik diri dari teknologi wireless charger ketika meluncurkan Nexus 9, Nexus 5X, dan Nexus 6P. Hal ini ditandai dengan tidak mengikutsertakan perangkat wireless charger di kotak penjualannya. Seandainya wireless charger tetap diproduksi, mungkin di Indonesia teknologi ini menjadi teknologi yang sangat banyak digunakan.

2. LG Urbane 2ND Edition LTE

Sumber : http://androidcentral.com/

Sumber : http://androidcentral.com/

Teknologi canggih yang gagal berikutnya adalah LG Urbane 2ND Edition LTE.  Jam tanganini merupakan salah satu smartwatch yang pernah ada. Namun secara mengejutkan dalam kurun waktu kurang dari satu minggu jam ini ditarik kembali dari peredaran setelah diluncurkan. Pihak LG selaku pencipta teknologi ini  mengatakan bahwa mereka baru menemukan sebuah kesalahan yang cukup serius dari segi hardware yang berujung tidak lolosnya jam ini di bagian quality control. Tentu hal ini menjadi sebuah kerugian yang berarti, mengingat smartwatch ini sudah siap untuk dipasarkan ke seluruh dunia dan harus ditarik kembali hanya dalam jangka waktu beberapa hari saja. Sayang sekali teknologi secanggih ini harus berakhir secepat itu.

Perkembangan Virtual Reality yang akan Mengubah Dunia

Pernahkah teman-teman membayangkan ketika sedang bermain game ingin menjelajah dunia fantasi secara nyata? Dengan adanya Virtual Reality teman-teman bisa masuk ke dunia maya secara nyata.

Apa sih Virtual Reality itu?

Virtual Reality, yang biasa disingkat VR merupakan teknologi yang lagi HITS di tahun 2016. Virtual Reality adalah sebuah teknologi yang membuat pengguna atau user dapat berinteraksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer, sehingga pengguna merasa berada di lingkungan tersebut.

Source : http://elearningindustry.com

Source : http://elearningindustry.com

Dengan Virtual Reality, pengguna akan mempunyai pengalaman dengan merasakan sensasi dunia nyata dalam dunia maya. Bahkan perkembangan teknologi virtual reality saat ini memungkinkan tidak hanya indra penglihatan dan pendengaran saja yang bisa merasakan sensasi nyata dari dunia maya dari virtual reality.

Penasaran apa saja Virtual Reality yang sudah ada dan akan release pada tahun ini? Lets check it out.

Bagaimana Berpikir Seperti Perusahaan Software ?

Source: https://hbr.org

Source: https://hbr.org

Disaat sedang iseng baca-baca artikel di Harvard Business Review, ada salah satu artikel menarik yang judulnya You Don’t Have to Be a Software Company to Think Like One. Di awal artikel, penulis menyajikan sebuah kalimat yang cukup menarik yaitu

“Every business is, willingly or unwillingly, a competitor on a software playing field, no matter which sector it’s in. You’re competing against platforms like Uber in transportation, Google in automotive, Airbnb in hospitality, LinkedIn in recruiting, Netflix in television, and the list goes on

Penulis menyajikan sebuah kalimat yang merombak pemikiran kita mengenai apa itu “software”. Selama ini saya meyakini bahwa software adalah sebuah alat pendukung produk untuk mencapai competitivenessdan belum pernah terpikir bahwa Teknologi Informasi (TI) sebagai pendukung akan berkompetisi head-on dengan TI pendukung kompetitor.

Tapi penulis juga mengingatkan bahwa software tidak akan membuat produk kita menjadi lebih pintar atau lebih efisien, akan tetapi memungkinkan kita untuk membuat model baru dalam penyampaian, pemakaian dan inovasi yang yang jauh lebih produktif dan informatif dibandingkan dengan yang terdahulu.

Kita sebagai seorang profesional Sistem Informasi tentu sudah sangat paham mengenai bagaimana pentingnya efisiensi proses ketika kita akan menggunakan TI di dalam perusahaan,  namun apakah seluruh bagian dari perusahaan demikian? Terkadang mungkin para decision maker sendiri hanya menginginkan TI sebagai suatu cara agar dapat kompetitif.

Lebih lanjut di artikel, penulis memberikan 3 saran untuk berpikir sebagai “software company” agar penggunaan software kita dapat tepat sasaran, yakni :

  1. Membukukan knowledge/informasi-informasi unik yang dimiliki dan menggunakan platform digital untuk meningkatkan keuntungan
  2. Lihat kembali peran partner pada model bisnis
  3. Membangun organisasi yang adaptif dengan struktur kepemimpinan yang tepat

Kita sebagai seorang profesional Sistem Informasi mungkin sudah pernah mendengar saran-saran tersebut entah itu di internet, seminar atau mungkin dalam kelas perkuliahan. Namun hal tersebut meyakinkan kita bahwa penggunaan software bukanlah solusi segala-galanya, apalagi bila kita tidak memahami bagaimana penggunaannya yang tepat sasaran dan mampu memberikan nilai tambah bagi organisasi atau perusahaan. (FKN/GFP)

 

Sumber : https://hbr.org/2016/04/you-dont-have-to-be-a-software-company-to-think-like-one

DATA, Mata Uang Masa Depan

 

Ilustrasi data sebagai mata uang baru (sumber: tedx.amsterdam)

Ilustrasi data sebagai mata uang baru (sumber: tedx.amsterdam)

 

Di era serba modern seperti saat ini pastinya hampir semua orang sudah berkenalan dengan yang namanya Google. Perusahaan teknologi yang didirikan pada tahun 1998 ini awalnya hanya membuat sebuah search engine yang mana merupakan sebuah faktor besar dari kesuksesan perusahaan ini. Setelah banyak menelurkan produk-produk, pada tahun 2004-2007 Googledisibukkan dengan rencana pengembangan bisnis mereka ke bidang ponsel. Google sebelumnya telah memprediksi bahwa ponsel merupakan masa depan komputasi. Sehingga mereka ingin memproduksi ponsel untuk menyaingi para raksasa saat itu: Nokia, Blackberry, Sony Ericsson dan Motorola. Ditambah lagi, Google mengendus bahwa Apple akan segera merilis ponsel revolusioner yang kini dikenal dengan nama iPhone.

Dalam sebuah rapat, CEO Google Eric Schmidt berkata, “Kita tidak akan membuat ponsel. Tapi membuat sesuatu yang akan digunakan di semua ponsel.” Artinya, bukannya memproduksi brand baru ponsel untuk menyaingi brand lain, Google akan menciptakan sistem operasi yang bisa dipergunakan semua ponsel di seluruh dunia.

Dewi fortuna sedang berpihak pada Google, pada tahun 2005 mereka dipertemukan dengan Andy Rubin, pengembang sistem operasi (OS) Android, yang sedang membutuhkan dana. Google membeli Android sekaligus Rubin sebesar $50 juta. Android adalah OS ponsel berbasis Linux yang open source dan gratis.

Android resmi diluncurkan pada tahun 2010, kini Android merupakan OS ponsel yang paling banyak digunakan di dunia. Ia terpasang di 1,6 miliar lebih ponsel, melampaui iOS dengan 628 juta. Karena Android lah sekarang kita bisa menikmati smart phone dengan harga bahkan di bawah 1 juta rupiah. Karena ia gratis sehingga setiap produsen smart phone bisa menekan biaya produksi serendah-rendahnya.

Kalau Android gratis, darimana Google untung?

Fitur Google yang Bermanfaat namun Jarang Diketahui

Berbicara tentang search engine yang popular ini, tentunya sudah banyak fitur yang kita manfaatkan sebagai pengguna internet. Dari paling simpel seperti Gmail, Google books, Google drive, Google docs dan lain-lain. Diantara fitur-fitur yang popular tersebut, ada 3 fitur Google yang jarang dimanfaatkan oleh banyak orang, padahal sangat bermanfaat dan mendukung produktivitas. Apa saja? Yuk kita lihat fitur-fitur tersebut.

  1. Google Calendar
google calendar

source : https://www.chrome.google.com

Google Calendar merupakan salah satu fitur dari Google yang tidak hanya sekedar berupa kalender digital seperti di laptop dan smartphone, pada Google Calendar ini kita dapat mengetahui tanggal merah di negara kita. Bahkan tidak hanya di negara kita sendiri, ketika kita memilih setting lokasi luar negeri, maka akan muncul tanggal merah dan hari-hari bersejarah di negara tersebut. Selain itu, ada sebuah fitur di Google Calendar bernama “Goals” yang fungsinya untuk menuliskan rencana dan target yang diinginkan. Contohnya ketika kita ingin melakukan olahraga seminggu dua kali, Google Calendar secara otomatis menentukan waktu yang tepat sesuai jadwal yang dibuat. Fitur ini cocok sekali bagi orang-orang yang menyenangi travelling, juga bermanfaat untuk networking dengan teman-teman berbeda negara. Menarik kan? So, Google Calendar ini membuat seseorang lebih produktif.

  1. Google Scholar
google scholar

source : https://www.gradhacker.com

Fitur yang tidak kalah menarik selanjutnya adalah Google Scholar yang biasa disebut Google Cendekia, fitur ini digunakan untuk mencari jurnal, makalah, buku, dan karya karya yang dipublikasikan sebagai bahan referensi dan bahan pembelajaran. Karya yang dipublikasikan juga up to date dan semua bentuk referensi tersebut bisa diakses dari satu pintu, yakni Google Scholar.

  1. Google Classroom
hqdefault

source : https://www.chrome.google.com

Bagi yang tertarik dengan metode pembelajaran berbasis sistem informasi terutama pembelajaran online, maka fitur ini sangat bermanfaat. Kenapa? Fitur ini memungkinkan para tutor membuat kelas dan berkolaborasi secara online dengan muridnya, selain itu di Google Classroom juga bisa digunakan sebagai sarana diskusi antara tutor dan murid untuk mendiskusikan pelajaran, dapat juga sebagai wadah untuk mengumpulkan tugas secara langsung. Dan tak usah khawatir, fitur ini sudah terintegrasi dengan Google Drive.

Itulah beberapa fitur Google yang jarang orang tahu dan menggunakannya, silahkan mencoba dan semoga bermanfaat. (HWN/GFP)

 

Sumber: http://www.ngehits.net/fitur-tersembunyi-google-15543

Pemilu Bukan Hanya Mengenai Data Suara Pemilih

“If you think technology can solve our voting problems, then you don’t understand the problems and you don’t understand the technology” (Rebecca Mercuri)

COMELEC Courtesy By www.philistar.com

COMELEC Courtesy By www.philistar.com

Wacana perubahan sistem pemilihan umum (pemilu) di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi telah digaungkan sejak lama, namun persiapannya tak kunjung menemui akhirnya. Apakah dengan memanfaatkan teknologi merupakan solusi yang tepat? Kesiapan infrastruktur teknologi untuk mengelola data/informasi menjadi satu hal penting yang disoroti.

Kita dapat belajar dari insiden yang terjadi pada negara Filipina baru-baru ini. Setidaknya terdapat 55 juta pemilih di Filipina rawan terhadap cyber risk karena informasi mengenai data-data mereka telah bocor dari pihak otoritas resmi pemilihan umum Filipina atau Commission on Elections (COMELEC). Kebocoran ini dapat dikatakan kebocoran data terkait pemerintah terbesar dalam sejarah Filipina.

Website COMELEC telah berhasil ditembus dan defaced pada 27 Maret lalu oleh sebuah kelompok hacker Filipina, Anonymous Philippines, yang ingin membuktikan kerapuhan sistem yang ada, sebelum akhirnya diserang lagi oleh kelompok hacker lainnya, LulzSec Philippines, yang kemudian membocorkan data-data ke internet. Juru bicara COMELEC, James Jimene mengatakan, seperti yang dilansir oleh Philippine Daily Inquirer, bahwa tidak ada data sensitif disana dan pada saat pemilihan umum COMELEC akan menggunakan website dan sistem yang berbeda.

Menurut Trend Micro, salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang keamanan software, bahwa data yang bocor tersebut berisi banyak hal, termasuk di dalamnya ada nomor passport dan batas berlakunya bahkan sampai dengan sidik jari. Bisa dibayangkan apa yang dapat dilakukan dengan data-data seperti ini, orang yang tidak bertanggung jawab dapat dengan mudah memalsukan dokumen-dokumen penting dengan data yang kita miliki atau mungkin kompetitor perusahaan dapat menjatuhkan kita dengan data-data tersebut.

Peristiwa yang menimpa Filipina ini perlu kita jadikan pelajaran berharga. Tahun lalu kita sudah melihat seberapa jauh pengaruh teknologi dalam pelaksanaan pemilu di negara kita. Banyak orang yang kurang bertanggung jawab menyebarkan isu-isu di media online yang membuat masyarakat unrest dan mengakibatkan kondisi pemilu sempat kurang kondusif. Apalagi jika untuk pengelolaan data-data yang begitu sensitif melalui teknologi. Security awareness inilah yang penting untuk kita bangun di masyarakat, apalagi sebagai seorang Profesional Sistem Informasi, dampak dari security awareness yang masih rendah ini harus bisa diantisipasi, baik dari pembangunan sistem maupun manusianya yang berperan aktif dalam mengelola sistem tersebut. (FKN/GFP)

 

Sumber:

http://www.theregister.co.uk/2016/04/07/philippine_voter_data_breach/

http://www.philstar.com/headlines/2016/03/29/1567196/comelec-website-hacked

http://blog.trendmicro.com/trendlabs-security-intelligence/55m-registered-voters-risk-philippine-commission-elections-hacked/

Resmikan Sekretariat, AISINDO Siap Melejit Kencang

Presiden AISINDO dan Ketua Jurusan Sistem Informasi ITS meresmikan  kantor baru AISINDO. (Dok : Denta)

Presiden AISINDO dan Ketua Jurusan Sistem Informasi ITS meresmikan kantor baru AISINDO. (Dok : Denta)

Surabaya – Presiden Asosiasi Profesi Sistem Informasi Indonesia (AISINDO), Tony Dwi Susanto, S.T, M.T, Ph.D, ITIL, meresmikan kantor sekretariat AISINDO pada Rabu (13/04). Peresmian kantor baru ini membuktikan eksistensi dan semangat AISINDO untuk terus melejitkan Sistem Informasi ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Peresmian kantor sekretariat AISINDO dihadiri oleh Ketua Jurusan Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Bapak/Ibu dosen dan karyawan, serta volunteer AISINDO tahun 2014-2016.

Acara peresmian diawali dengan sambutan dari Presiden AISINDO. “Saya mengucapkan terimakasih kepada Jurusan Sistem Informasi ITS yang telah memberikan bantuan kepada AISINDO. Terimakasih pula untuk semua pihak yang telah berperan aktif dalam AISINDO selama ini”, ujarnya. Dalam sambutannya, Presiden AISINDO mengungkapkan rasa bangganya atas peresmian kantor sekretariat AISINDO. Kantor baru tersebut terletak di Gedung Aula Lantai 2 Jurusan Sistem Informasi ITS.

Pada acara ini, Ketua Jurusan Sistem Informasi ITS, Dr. Ir. Aris Tjahyanto, M.Kom, juga memberikan sambutan sebagai tanda bahwa Sistem Informasi ITS siap mendukung program AISINDO. Saya ucapkan selamat atas diresmikannya kantor sekretariat baru AISINDO. Semoga kantor baru ini akan semakin bermanfaat bagi pengembangan AISINDO kedepannya”, ungkapnya.

Presiden AISINDO ditemani Ketua Jurusan Sistem Informasi ITS meresmikan kantor sekretariat baru AISINDO dengan prosesi potong pita. Dengan diresmikannya kantor baru ini, Presiden AISINDO mengharapkan kinerja AISINDO dapat lebih meningkat dari tahun sebelumnya. Kantor sekretariat ini nantinya akan digunakan sebagai pusat kegiatan pengurus AISINDO.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden AISINDO juga menyerahkan Kartu Anggota AISINDO secara simbolis kepada perwakilan dosen Jurusan Sistem Informasi dan volunteer AISINDO sebagai bentuk dukungan untuk turut memajukan AISINDO ke depannya. Acara ini juga sebagai bentuk farewell party volunteer AISINDO 2014-2015  dan welcome party volunteer AISINDO 2016. Presiden AISINDO mengucapkan terimakasih kepada para volunteer AISINDO tahun 2014-2015 yang telah banyak berkontribusi, serta mengucapkan terimakasih kepada volunteer AISINDO 2016 yang siap untuk bergerak bersama ke depan. (APB/GFP)

Undangan Temu Nasional “Profiling Information Systems Professionals & Industrial Network”

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Perwakilan
Perguruan Tinggi/Perusahaan/Organisasi
di tempat

 Dengan hormat,

ProfilingISSebagai bagian dari program survei dan kajian sistem pendidikan dan penelitian di bidang Sistem Informasi, bersama ini kami Asosiasi Sistem Informasi Indonesia (AISINDO) bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta – mengundang perwakilan institusi Bapak/Ibu untuk berpartisipasi menjadi peserta dalamTemu Nasional bertajuk “Profiling Information Systems Professionals & Industrial Network” pada tanggal 2 Maret 2016 di Jakarta.

Acara tersebut memiliki 3 (tiga) tujuan utama, yaitu: a) memperoleh feedback dari industri mengenai kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki profesional Sistem Informasi di Indonesia; b) menjalin dan mengembangkan jejaring kerjasama dengan industri; c) menyusun rekomendasi bagi Kemenritekdikti tentang sistem pendidikan S1 Sistem Informasi di Indonesia.

Dalam upaya memenuhi tujuan tersebut, kami mengundang Bapak/Ibu atau perwakilan institusi Bapak/Ibu dalam Temu Nasional yang diselenggarakan pada:

Hari/tanggal       :               Rabu, 2 Maret 2016

Waktu                    :               Pkl. 08.00 – 17.00 WIB (Sesi Keynote Speakers)

                                                Pkl. 17.00 – 20.00 WIB (Sesi Dinner)

Tempat                :               Ruang Teater Lantai 2, Gedung Fakultas Sains dan Teknologi,

                                                Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulah Jakarta

                                                Jalan Juanda no. 95 Ciputat, Tangerang Selatan

Menghadirkan PEMBICARA & TOPIK-TOPIK Menarik & Sangat Penting untuk Strategi & Kebijakan Prodi SI di Indonesia dan Kebijakan SDM SI di perusahaan/organisasi:

1. PROFIL & KOMPETENSI PROFESIONAL SISTEM INFORMASI MENURUT INDUSTRI:

Industri Telekomunikasi: Lukito Hardi (Manajer Talent Acquisition & Assessment, TELKOMSEL)

Industri Keuangan & Perbankan: Darmansyah (Direktur Departemen Organisasi & SDM, Otoritas Jasa Keuangan)

UMKM/Startup: Robbi Baskoro (CEO, PT Nusantara Baskara Jaya, Praktisi e-Government)

2. PROFIL LULUSAN PRODI SI & KOMPETENSI PROFESIONAL SI MENURUT SURVEY AISINDO (Samiaji Sarosa, SE, MIS, Ph.D. , Chapter Director of Education Committee AISINDO)

3. PROFIL, KOMPETENSI, & SERTIFIKASI PROFESIONAL SI: KAJIAN BENCHMARKING INTERNASIONAL (Tony D. Susanto, Ph.D., ITIL, Chapter President AISINDO)

Dengan mendaftar dan mengikuti Temu Nasional tersebut, maka setiap partisipan akan sekaligus memperoleh fasilitas:

  1. Coffee break (2x) dan makan siang (1x) selama acara.
  2. Seminar kits dan sertifikat
  3. Mengikuti Diskusi Panel “Profil & Kompetensi Profesional SI Menurut Industri”
  4. Berkesempatan mengikuti makan malam (optional) untuk memperluas jejaring kerjasama

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, informasi pilihan transportasi lokal dan penginapan, dapat menghubungi Ibu Qurrotul Aini di nomor telepon/WA +6287859384510 atau melalui email qurrotul.aini@uinjkt.ac.id

CARA PENDAFTARAN TRAINING:

  1. Transfer biaya pendaftaran ke Bank BNI a.n. YAYASAN AISINDO No Rek : 6868688687 (Paling lambat 1 Maret 2016).

Biaya pendaftaran sebesar Rp 150.000 (khusus anggota AISINDO), atau Rp 200.000 (umum).

Biaya dinner: Rp 75.000 (opsional)

  1. Kirimkan SMS konfirmasi ke +6281519694744 dengan format:

TEMU NASIONAL PROFILING IS PROFESSIONAL, NAMA LENGKAP, INSTANSI, NOMOR HP, EMAIL, PERSONAL/UTUSAN INSTANSI, TANGGAL TRANSFER BIAYA PENDAFTARAN

Konfirmasi dapat juga dilakukan via email dengan mengirim scan/file bukti pembayaran beserta informasi di atas ke qurrotul.aini@uinjkt.ac.id, subject: “Konfirmasi Pendaftaran Profiling IS Professionals & Industrial Networks”.

Demikianlah undangan ini kami sampaikan, kami menantikan partisipasi Bapak/Ibu atau perwakilan institusi Bapak/Ibu.

Hormat kami,
Chapter President of AIS-Indonesia (AISINDO)

Tony Dwi Susanto, S.T., M.T., Ph.D., ITIL
NIP. 19751211 200812 1001

Undangan Workshop Intensif Persiapan Sertifikasi CISA/ITIL/OCA & Meet the AIS President

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Perwakilan
Perguruan Tinggi/Perusahaan/Organisasi
di tempat

Dengan hormat,
Sebagai bagian dari program training profesional yang disediakan oleh Asosiasi Profesi Sistem Informasi Indonesia (AISINDO), bersama ini kami AISINDO bekerja sama dengan Jurusan Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)– mengundang perwakilan institusi Bapak/Ibu untuk berpartisipasi menjadi peserta dalam Workshop Intensif Persiapan Sertifikasi:

Kode Nama Training Trainer
TC01 Audit Sistem Informasi (CISA) Yudhistiro T. Kusumonegoro, ST., CISA
TC02 Manajemen Layanan Teknologi Informasi (ITIL) Tony D. Susanto, Ph.D, ITIL
TC03 Java SE Programmer (OCA) Hatma Suryotrisongko, M.Sc., OCA, OCP

Workshop ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai bidang keahlian sistem informasi sesuai program pelatihan yang dipilih: Audit Teknologi Informasi, Manajemen Layanan Teknologi Informasi, atau Pemrograman Java; sekaligus memberikan kemampuan dasar menghadapi ujian sertifikasi Certified Information Systems Auditor (CISA), IT Infrastructure Library (ITIL), atau Oracle Certified Associate (OCA).

Ketiga workshop kompetensi profesional ini akan diadakan secara paralel pada:

Hari/tanggal:      Sabtu, 31 Oktober – Minggu, 1 November 2015 (CISA dan ITIL)

                                  Rabu, 4 November – Kamis, 5 November 2015 (OCA)

Tempat     : Jurusan Sistem Informasi, lantai 1, Kampus ITS, Sukolilo, Surabaya 60111

dan merupakan rangkaian acara Information Systems International Conference (ISICO) ke-3, Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia (SESINDO) ke-7, dan Meet the AIS President di Grha ITS pada tanggal 2 – 3 November 2015. Dengan mendaftar dan mengikuti acara workshop ini, maka setiap peserta akan sekaligus memperoleh fasilitas:

  1. Training intensif selama 2 hari dengan metode simulasi kasus dan latihan soal
  2. Modul materi training
  3. Coffee break (4x) dan makan siang (2x) selama training
  4. Sertifikat training dari AISINDO
  5. Mengikuti plenary sessions SESINDO pada tanggal 2 November 2015 dengan pembicara utama Prof. Jae Kyu Lee, PhD (President of Association for Information Systems-AIS) – Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST), Republic of Korea; Prof. Dipl.-Ing. Dr.techn. A Min Tjoa (Director of the Institute of Software Technology and Interactive Systems) – Vienna University of Technology, Austria; Prof. Shuo-Yan Chou (Distinguished Professor) – Department of Industrial Management, National Taiwan University of Science and Technology, Taiwan., termasuk memperoleh seminar kits, coffee break (2x), makan siang (1x), dan sertifikat peserta SESINDO
  6. Mengikuti sesi khusus Meet the AIS President (Prof. Jae Kyu Lee, PhD) pada tanggal 2 November 2015

Biaya pendaftaran untuk masing-masing training sebagai berikut:

Nama Training UMUM ANGGOTA AISINDO
Audit Sistem Informasi (CISA) Rp 4.500.000 Rp 1.500.000
Manajemen Layanan Teknologi Informasi (ITIL) Rp 4.500.000 Rp 1.500.000
Java SE Programmer (OCA) Rp 2.000.000 Rp   500.000

Untuk memperoleh harga khusus anggota AISINDO, calon peserta diwajibkan menunjukkan kartu anggota AISINDO pada saat pendaftaran ulang. Bagi anda yang belum menjadi anggota AISINDO, proses pendaftaran dan pemesanan kartu anggota dapat anda lakukan secara online melalui: http://aisindo.org/membercard-application/, atau dapat mengkontak CS AISINDO, Rizky di nomor telepon/WA +6282139599195.

CARA PENDAFTARAN TRAINING:

  1. Tranfer biaya pendaftaran ke Bank BNI a.n. YAYASAN AISINDO No Rek : 6868688687 (Paling lambat 27 Oktober 2015)
  1. Kirimkan SMS konfirmasi ke +6282139599195 dengan format:

WORKSHOP PERSIAPAN SERTIFIKASI [KODE Pilihan training: TC01/TC02/TC03], NAMA LENGKAP, INSTANSI, NOMOR HP, EMAIL, PERSONAL/UTUSAN INSTANSI, TANGGAL TRANSFER BIAYA PENDAFTARAN

Konfirmasi dapat juga dilakukan via email dengan mengirim scan/file bukti pembayaran beserta informasi di atas ke info@aisindo.org, subject: “Konfirmasi Pendaftaran Workshop Persiapan Sertifikasi”

Bagi Bapak/Ibu yang membutuhkan surat undangan khusus terkait pelaksanaan workshop ini,  kami persilahkan menghubungi Anisah Herdiyanti, S.Kom, M.Sc di nomor hp 081230858626, email anisah@aisindo.org atau mengunjungi website http://aisindo.org. Untuk informasi pendaftaran member AISINDO, informasi pilihan transportasi lokal dan penginapan dapat menghubungi staf kami, Rizky  di nomor telepon/WA +6282139599195, email: info@aisindo.org.

Demikianlah undangan ini kami sampaikan, kami menantikan partisipasi Bapak/Ibu atau perwakilan institusiBapak/Ibu.

Hormat kami,
Chapter President of AIS-Indonesia (AISINDO)

Tony Dwi Susanto, S.T., M.T., Ph.D., ITIL
NIP. 19751211 200812 1001

Unduh Flyer Workshop Intensif Persiapan Sertifikasi

(*mohon maaf apabila batas maksimal kelas tercapai maka pendaftaran batch ini ditutup, namun karena sangat tingginya minat calon pendaftar, mohon bagi Bapak/Ibu yang tidak kebagian batch ini dapat meninggalkan data Nama, Nomor hp/WA, dan email di staf pendaftaran kami untuk kami hubungi dan prioritaskan di kesempatan batch training berikutnya. Update terus www.aisindo.org untuk info training/event profesional berikutnya. AISINDO berkomitmen melayani & menyediakan training-training profesional dengan biaya murah hingga gratis untuk anggota AISINDO & profesional SI Indonesia)

Penjelasan lebih lanjut klik:
* Apa itu Sertifikasi Internasional Auditor Sistem Informasi (CISA)?
* Apa itu Sertifikasi Internasional Manajemen Layanan Teknologi Informasi (ITIL)?
* Apa itu Sertifikasi Internasional JAVA SE Programmer (OCA)?

AISINDO Flyer Workshop Intensif Persiapan SertifikasiTraining_ITIL