Teknologi Canggih yang Gagal di tahun 2015

Berbicara mengenai teknologi seperti tidak ada habisnya. Setiap tahun atau bahkan setiap bulan akan muncul teknologi-teknologi baru yang siap bersaing untuk memudahkan aktivitas para manusia. Namun siapa sangka bahwa tidak semua teknologi yang diciptakan selalu berhasil dipasaran. Dalam tahun 2015, terdapat beberapa teknologi yang dibangun dengan dana besar berakhir dengan kegagalan. Banyak perusahaan-perusahaan teknologi kelas dunia yang mendominasi pasar kehilangan market share-nya karena produk andalannya tidak bisa diterima pasar. Semua itu diakibatkan serangkaian faktor seperti penggunaannya yang sulit, komponen hardware yang buruk, hingga daya tahan baterai yang tidak awet. Berikut ini penjelasanbeberapa teknologi canggih yang gagal tersebut:

1. Wireless Charger

Sumber : jalantikus.com

Sumber : jalantikus.com

Wireless charger merupakan salah satu teknologi yang canggih ditahun 2015. Teknologi ini diluncurkan pertamakali sebagai fitur yang dimiliki Nexus 4. Kemunculan teknologi ini diharapkan dapat membantu banyak pengguna smartphone yang ingin mengisi baterai ponsel mereka tanpa harus mencolokkan kabel. Teknologi ini sempat menjadi teknologi yang fenomenal karena produsen smartphone ternama seperti Samsung sempat ikut mengadopsi teknologi wireless charger ke smartphone-smartphone terbaru mereka. Namun harapan dari peluncuran teknologi ini menjadi musnah ketika mengetahui bahwa produsen HP lainnya tidak mengikuti jejak yang sama. Dan pada akhirnya Google selaku produsen dari Nexus menarik diri dari teknologi wireless charger ketika meluncurkan Nexus 9, Nexus 5X, dan Nexus 6P. Hal ini ditandai dengan tidak mengikutsertakan perangkat wireless charger di kotak penjualannya. Seandainya wireless charger tetap diproduksi, mungkin di Indonesia teknologi ini menjadi teknologi yang sangat banyak digunakan.

2. LG Urbane 2ND Edition LTE

Sumber : http://androidcentral.com/

Sumber : http://androidcentral.com/

Teknologi canggih yang gagal berikutnya adalah LG Urbane 2ND Edition LTE.  Jam tanganini merupakan salah satu smartwatch yang pernah ada. Namun secara mengejutkan dalam kurun waktu kurang dari satu minggu jam ini ditarik kembali dari peredaran setelah diluncurkan. Pihak LG selaku pencipta teknologi ini  mengatakan bahwa mereka baru menemukan sebuah kesalahan yang cukup serius dari segi hardware yang berujung tidak lolosnya jam ini di bagian quality control. Tentu hal ini menjadi sebuah kerugian yang berarti, mengingat smartwatch ini sudah siap untuk dipasarkan ke seluruh dunia dan harus ditarik kembali hanya dalam jangka waktu beberapa hari saja. Sayang sekali teknologi secanggih ini harus berakhir secepat itu.

3. Daya Tahan Baterai Android

Sumber : www.pusatgratis.com/

Sumber : www.pusatgratis.com/

Tahun 2015 merupakan tahun terburuk bagi daya tahan baterai android jika  dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.  Mengapa?? Hal ini disebabkan karena kemunculan tren smartphone yang menghadirkan spesifikasi dewa dengan body ramping sehingga menyebabkan statistik dari daya tahan baterai menjadi anjlok. Selain tren body ramping, faktor umum lainnya yang mengakibatkan anjloknya daya tahan baterai adalah implementasi 64-bit dari Android, dan penggunaan prosesor Qualcomm seri terbaru. Sangat disayangkan jika perusahaan mengorbankan suatu hal penting dalam produknya hanya untuk mengikuti tren yang ada.  Semoga ditahun 2016 ini meskipun smartphone berwujud tipis, namun daya tahan baterai tetap menjadi keunggulan.

4. Kwikset Kevo

Sumber : www.cnet1.cbsistatic.com

Sumber : www.cnet1.cbsistatic.com

Pernahkah anda terbayang memiliki kunci rumah yang canggih yang dapat dikendalikan dengan remot. Kwikset Kevo telah menghadirkan kecanggihan tersebut dalam bentuk smartlock. Teknologi ini terintegrasi dengan Android dan anda bisa mengunci rumah hanya dengan menggunakan Android anda. Namun dibalik kecanggihan itu terdapat fakta yang membuat anda semua kecewa karena perlu diketahui bahwa aplikasi dari Kwikset Kevo ini tidak dapat digunakan di sembarang smartphone, hanya smartphone tertentu yg dapat menggunakannya. Kekurangan tersebut juga diperburuk dengan lambatnya dukungan dari pihak developer dan kompatibilitas bagi Android pun tampaknya tidak banyak perubahan. Sehingga patut disayangkan bahwa tahun 2015 adalah tahun yang tidak begitu bagus untuk Kwikset Kevo.

5. Display 4K di Sony Xperia Z5 Premium

Sumber : www.youtube.com

Sumber : www.youtube.com

Terakhir, teknologi yang mengalami kegagalan adalah teknologi 4K yang dimiliki oleh Sony Xperia Z5 Premium. Sony Xperia Z5 Premium dinobatkan sebagai smartphone pertama di dunia yang mengimplemetasikan resolusi 4K. Namun dibalik itu terdapat nilai minus yang tersimpan di dalamnya. Mungkin tidak banyak yang mengerti  mengapa teknologi 4K ini dapat dikatakan gagal. Hal ini dikarenakan resolusi tinggi yang diterapkan sangat tidak sesuai dengan perangkat smartphone dengan besar layar 5,5. Ukuran layar yang tidak mendukung dan teknologi yang hanya dapat hadir di aplikasi Album dan Video menjadi kegagalan yang dimiliki Sony Xperia Z5 Premium. Sangat disayangkan sekali.

 

Itulah 5 teknologi canggih yang dinilai gagal selama tahun 2015. Semoga dapat membantu dan menambah wawasan anda. (APB/GFP)

 

Sumber : https://jalantikus.com/gadgets/teknologi-canggih-yang-gagal/?utm_source=Liputan6&utm_medium=article&utm_campaign=JT-Liputan6Citizen